WELCOME

SELAMAT DATANG - HORAS

Pembaca dapat mengambil isi blog secara bebas dengan syarat menyertakan URL blog : http://parlinpakpahan.blogspot.com.

free counters
PROKLAMASI BATAK RAYA

Proklamasi adalah semacam term keramat untuk Indonesia. Dalam berbagai text book tentang sejarah berdirinya bermacam-macam negara di dunia ini, kita jarang menemukan term ini. USA menggunakan term lain yaitu Declaration of Independence atau Pernyataan Kemerdekaan.

Proklamasi adalah Announcement atau Pengumuman yg disampaikan oleh Pejabat atau Tokoh Masyarakat kepada umum. Tokoh yg telah menjadi simbol perjuangan kemerdekaan Indonesia ketika itu adalah Dwi Tunggal Soekarno-Hatta. Kharisma yg mereka miliki sebagai simbol perjuangan kemerdekaan telah mengantarkan Bung Karno didampingi Bung Hatta membacakan sebuah pengumuman bersejarah kepada masyarakat luas dan kepada dunia tentang Pernyataan Kemerdekaan Indonesia.



Its so simple. Hanya sebuah pengumuman. Tapi disitulah kepiawaian Bung Karno. Pengumuman sederhana tersebut menjadi tak lagi sederhana lantaran disiarkan melalui radio. Di saat vacuum kekuasaan menjelang transisi kolonial dari militer Jepang yg kalah perang kepada Pemerintah Kolonial terusir Belanda yg memenangkan PD II bersama sekutu, tanpa bisa dicegah lagi oleh kedua penjajah itu pengumuman pernyataan kemerdekaan Indonesia pun berkumandang ke seluruh dunia pada tgl 17 Agustus 1945. Opini dunia yg kemudian terbangun atas pengumuman bersejarah itulah antara lain yg turut membantu bangsa ini merebut kembali kemerdekaannya dari penjajah durjana. Kalaupun kemudian babakan selanjutnya diwarnai perjuangan fisik. Tentu semuanya itu adalah konsekuensi logis dari Struggle for Power antara Pemerintah Kolonial Belanda yg ingin kembali Menindas rakyat Indonesia versus Rakyat Indonesia yg tak mau lagi ditindas.

Apa arti dan makna kisah sepotong proklamasi kemerdekaan Indonesia itu bagi kita?

Mari kita tilik sejenak.
Tano Batak (Batak Land) adalah sebuah wilayah yg dihuni oleh etnik Batak. Nucleus wilayah ini adalah Toba Lake yg dilingkari oleh Pegunungan Bukit Barisan. Dan dari nucleus inilah etnik Batak berevolusi yg kemudian bercabang menjadi 5 puak utama yaitu Batak Toba, Batak Angkola, Batak Simalungun, Batak Pakpak & Batak Karo. Kelima puak ini dalam sebuah kontinuum yg panjang kini telah mapan settled di seluruh wilayah kultural Batak yg untuk mudahnya kita sebut sebagai wilayah Batak di lingkar Bukit Barisan. Sedangkan Batak dari term "Matak" artinya "Orang yang menunggang Kuda". Untuk kawasan Bukit Barisan, pilihan Kuda sebagai sarana transportasi yg bisa diandalkan di masa lalu sangatlah masuk akal. Dan faktanya memang seperti itu bahwa leluhur orang Batak di masa lalu adalah Penunggang Kuda yg ulung. Kuda Batak terkenal tangguh & sangat lincah bermanuver di daerah pegunungan. Lihat Sisingamangaraja XII yg berperang selama 30 tahun menentang penjajahan Belanda. Pasukan berkudanya yg lincah itu sangatlah ditakuti tentara Belanda.

Jadi adalah salah besar apabila wilayah Batak diterjemahkan sebagai wilayah Toba & Angkola. Juga adalah salah besar apabila Batak diterjemahkan sebagai orang Toba &Angkola. Di luar ke5 puak utama Batak, orang Gayo & Alas pun termasuk rumpun Batak. Mereka menjadi exception karena perjalanan sejarah ketatanegaraan Indonesia itu sendiri. Maka kita hormati sajalah keberadaan mereka dalam kesatuan Aceh. Tak ada niat kita untuk mengusik saudara serumpun kita itu yg telah merasa nyaman dalam kesatuan Aceh. Tegasnya Tano Batak adalah suatu wilayah luas yg mencakup kuranglebih 3/4 bagian wilayah Sumatera Utara. Wilayah luas & indah yg disebut Tano Batak ini adalah wilayah yg didominasi etnik Batak yg meliputi 5 puak utama.

Mengapa ratusan etnik nusantara harus bersatu dalam rumah Indonesia Raya? Pertanyaan yg sudah lama terjawab oleh kaum Nasionalis di masa lalu yg dimotori oleh Bung Karno ini sangat layak ditimbang sebagai sumber inspirasi untuk rumah Batak Raya.



Maka atas dasar itu semua, mari kita umumkan bersama kepada dunia sebuah Pernyataan tentang Propinsi Batak Raya :

KAMI SUB BANGSA BATAK DALAM KEBANGSAAN INDONESIA DENGAN INI MENYATAKAN KESATUAN BATAK DALAM WILAYAH KESATUAN BATAK RAYA.

HA-HAL YG MENYANGKUT PEMBENTUKAN PROPINSI BATAK RAYA AKAN KAMI SELENGGARAKAN SECARA SEKSAMA MELALUI LEMBAGA MUSYAWARAH MASYARAKAT BATAK RAYA YG DIWAKILI SELURUH PUAK BATAK & ETNIK LAINNYA YG TELAH BERASIMILASI SECARA FISIK MAUPUN KULTURAL DALAM WILAYAH BATAK.

KETERPECAHBELAHAN BANGSA BATAK KARENA KESALAHPAHAMAN DI MASA LALU SEPERTI KRISIS PRRI TAHUN 1956-1958 YG MEMBENTURKAN DJAMIN GINTING (PUAK KARO) VS KOLONEL MAULUDDIN SIMBOLON (PUAK TOBA); POLITIK ADUDOMBA BELANDA YG MEMBENTURKAN BATAK KRISTEN (TAPANULI UTARA) VS BATAK ISLAM (TAPANULI SELATAN); CAMPURTANGAN ZENDING DI WILAYAH UTARA YG KRISTEN & CAMPURTANGAN IMAM BONJOL DAN/ATAU TENTERA PADRI DI WILAYAH SELATAN YG ISLAM, KETIDAKPERDULIAN HISTORIS & GENEALOGIS DARI SEBAGIAN ETNIK BATAK ITU SENDIRI; INSIDEN DEMO PROTAP PEBR' 2009 DI LUAR KENDALI YG MENGAKIBATKAN SDR KAMI ABDUL AZIS ANGKAT SHOCK TERKENA SERANGAN JANTUNG BAWAAN & KEMUDIAN MENINGGAL DUNIA; KETIDAKPERDULIAN GENERASI PERANTAU SEBAGAI AKIBAT KRISIS IDENTITAS DALAM PUSARAN PERUBAHAN ITU SENDIRI DLL.

SEMUA ITU AKAN KAMI ENDAPKAN SECARA BERTAHAP SEHINGGA ARTI BATAK DAN/ATAU JATIDIRI BATAK MENJADI JERNIH KEMBALI DLM SEBUAH PERMENUNGAN SEJARAH.

DALAM MASA PENJERNIHAN MELALUI LEMBAGA MUSYAWARAH MASYARAKAT BATAK RAYA, PEMBENTUKAN PROPINSI BATAK RAYA (SEBAGAI GANTI DARI PROPINSI TAPANULI YG SALAHKAPRAH) TETAP DILAKSANAKAN SEKALIPUN BELUM SEMUA PUAK BATAK LANGSUNG BERGABUNG DI DALAMNYA.

DALAM PERJALANAN WAKTU PROPINSI BATAK RAYA YG TELAH TERBENTUK TETAP MEMBUKA PINTU BAGI UNSUR YG BELUM BERGABUNG, SEHINGGA DI MASA DATANG SEMUA ENDAPAN KOTORAN DI MASA LALU BENAR-BENAR SUDAH TAK ADA LAGI DI DALAM RUMAH DAN/ATAU KESATUAN BATAK RAYA.


Tano Batak, Desember, 2010.

Atas Nama Sub Bangsa Batak dalam Kebangsaan Indonesia

ttd

PARLIN PAKPAHAN
0 Responses

Posting Komentar

Berikan komentar anda di halaman ini. Terimakasih ..

Iklan - Addsense